Halaman

Peluang Bisnis

Bisnis dengan Marketing sederhana namun Hasilnya sangat Luar Biasa.

Peluang Bisnis

Didukung satu Produk yang Luar Biasa.

Peluang Bisnis

Ionic Silver GT, Satu Produk Multi Manfaat.

Peluang Bisnis

Ionic Silver GT, Produk Luar biasa Khasiat Mendunia.

Peluang Bisnis

Bisnis dengan Marketing sederhana namun Hasilnya sangat Luar Biasa.

6/27/2012

Cara Penggunaan Ionic Silver GT

Berikut ini adalah cara penggunana Ionic Silver GT pada beberapa keluhan penyakit:

LUKA PADA KULIT :
semprotkan tiap 1 jam atau kompres luka 2-3x sehari dengan kassa steril yang telah disemprotkan

KULIT TERBAKAR SINAR MATAHARI :
semprotkan pada kulit yang terbakar sebanyak 2 semprotan tiap 1 jam

JERAWAT :
semprotkan tiap setengah jam dan kompres jerawat 1-3x sehari dengan kassa steril yang telah disemprotkan

ROSASEA :
semprotkan 5-7 semprotan pada seluruh wajah tiap 2 jam

JAMUR KULIT :
semprotkan 2-3 semprotan pada kulit yang bermasalah diamkan sampai kering sendiri, ulangi tiap 2 jam

LUKA DIABETES :
semprotkan tiap 1 jam atau kompres luka diabetes 3-4x sehari dengan kassa steril yang telah disemprotkan

LUKA GANGREN :
semprotkan tiap setengah jam dan kompres pada luka gangren dengan kassa steril yang telah disemprotkan

KUTIL :
semprotkan tiap 1 jam dan kompres 3-4x sehari dengan kassa steril yang telah disemprotkan

LUKA BERNANAH :
semprotkan tiap setengah jam dan kompres luka bernanah dengan kassa steril 3-4x sehari yang telah disemprotkan

LUKA LEPRA :
semprotkan luka tiap setengah jam dan luka dikompres dengan kassa steril 2-3x sehari diganti perban luka

LUKA BAKAR :
semprotkan pada bagian yang terbakar tiap 1 jam

LUKA TERPOTONG :
semprotkan pada bagian yang terpotong

INFLUENZA :
semprotkan pada lubang hidung kanan kemudian dihirup seoptimal mungkin,lalu lubang hidung kiri, dilakukan pengulangan proses sebanyak 3-4x secara bersamaan, proses inhalasi ini dilakukan tiap 8 jam

MATA MERAH :
semprotkan pada mata kanan dan kiri sebanyak 2-3 semprotan

MATA LELAH :
semprotkan pada kedua mata 1-2 semprotan

KATARAK :
semprotkan pada mata yang bermasalah 3 semprotan ulangi tiap 12 jam

INFEKSI MATA :
semprotkan pada kedua mata sebanyak 3-5 semprotan lalu dibersihkan mata dengan kassa steril,lakukan tiap1 jam proses ini

BANGUN TIDUR :
semprotkan pada pada kedua mata 2-3 semprotan untuk kesehatan mata

INFEKSI TELINGA :
semprotkan pada lubang telinga yang bermasalah 2-3 semprotan lalu ulangi proses tiap 2 jam

DALAM TELINGA GATAL :
semprotkan lubang telinga yang gatal 2x semprotaN kemudian bersihkan dengan cotton bud berulir

POLIP HIDUNG :
semprotkan pada lubang hidung 2-3 semprotan lalu dihirup seoptimal mungkin,lakukan proses pengulangan tiap 8 jam

SINUSITIS :
semprotkan pada kedua lubang 2-3 x semprotan lalu dihirup seoptimal mungkin, lakukan proses pengulangan tiap 12 jam

BAU MULUT :
semprotkan 2-3 semprotan pada mulut

KERACUNAN MAKANAN :
semprotkan pada mulut 20 semprotan, diamkan pada mulut beberapa detik lalu di telan, ulangi proses ini tiap 5 menit

BERSIN-BERSIN :
semprotkan pada kedua lubang hidung 2-3x semprotan lalu dihirup seoptimal mungkin

BATUK KERING :
semprotkan sebanyak 3-5x semprotan pada pangkal lidah, lakukan 2-3x proses ini secara bersamaan

BATUK BERDAHAK :
semprotkan sebanyak 3-5x semprotan pada pangkal lidah lakukan 2-3x proses ini secara bersamaan kemudian ulangi proses ini tiap 1 jam

LARINGITIS :
semprotkan sebanyak 3-5 semprotan pada pangkal lidah tiap 2 jam

BRONKITIS :
penguapan nebulizer dengan 10-15 semprotan

TUBERKULOSA :
penguapan nebulizer dengan 10-15 semprotan

PNEUMONIA :
penguapan nebulizer dengan 10-15 semprotan

ASMA :
penguapan nebulizer dengan 10-15 semprotan ditambah bisolvon tetes ( 1 tetes per kilogram berat badan )

PENGENCANGAN KULIT WAJAH :
Kompres wajah dengan kapas 1x sehari pada malam hari sebelum tidur selama 15 menit

PENYEGAR PADA WAJAH :
semprotkan sebanyak 2-3 semprotan pada wajah

AMANDEL :
semprotkan pada amandel 3-5 semprotan, ulangi tiap 1 jam

TUMOR PANGKAL LIDAH :
semprotkan sebanyak 1-2 semprotan pada tumor nya, ulangi proses ini tiap 1 jam

GUSI BENGKAK :
semprotkan pada gusi 7-9 semprotan, diamkan pada mulut selama 2 menit, ulangi proses ini 3x secara bersamaan

SAKIT GIGI KARENA INFEKSI :
semprotkan pada gigi yang sakit sebanyak 7 semprotan diamkan pada mulut selama 3 menit, ulangi proses ini 3x secara bersamaan

SARIAWAN :
semprotkan sebanyak 2-3 semprotan pada sariawan, ulangi proses ini tiap 8 jam

SEHABIS SIKAT GIGI :
semprotkan sebanyak 1-2 semprotan pada mulut untuk kesehatan gusi

ANTISEPTIK TANGAN :
semprotkan sebanyak 2-3 semprotan pada telapak tangan

BAU KETIAK :
semprotkan sebanyak 2-3 semprotan pada ketiak sehabis mandi

GASTRITIS :
semprotkan sebanyak 7-9 semprotan pada mulut lalu diamkan selama 15 detik kemudian di telan, ulangi proses tiap 8 jam

LUKA NANAH PADA PAYUDARA :
semprotkan sebanyak 3-5 semprotan pada payudara tiap 1 jam lalu payudara dikompres kassa steril yang telah dibasahi dengan semprotan, ulangi proses pengompresan 2-3x sehari

DEMAM BERDARAH :
semprotkan sebanyak 10-15 semprotan pada mulut, diamkan dimulut 1 menit lalu ditelan , ulangi proses ini tiap 1 jam

H I V :
semprotkan sebanyak 10-15 semprotan pada mulut dan diamkan selama 1 menit di mulut lalu di telan, ulangi proses ini tiap 2 jam

HEPATITIS :
semprotkan sebanyak 10-15 semprotan pada mulut, diamkan 10 detik dimulut lalu di telan, ulangi proses ini tiap 4 jam

SAKIT MAAG :
semprotan sebanyak 10-15 semprotan pada mulut lalu di diamkan setengah menit kemudian di telan , ulangi proses ini setiap kali sakit maag muncul

HIEGENITAS ALAT KELAMIN :
semprotkan sebanyak 2-3 semprotan sehabis mandi

LUKA INFEKSI PADA ALAT KELAMIN :
semprotkan sebanyak 3-5 semprotan ulangi tiap 1 jam

KEPUTIHAN :
semprotkan pada vagina sebanyak 5-7 semprotan, disemprotan pada lubang vagina luar dan dalam, kemudian dibersihkan, lakukan proses ini 3x secara bersamaan

MASA HAID :
Semprotkan sebanyak 2-3 semprotan pada pembalut sebelum digunakan

GATAL PADA ANUS :
Semprotkan sebanyak 2-3 semprotan pada lubang anus

RUAM POPOK :
semprotkan pada ruam nya sebanyak 2 semprotan tiap kali mengganti popok

PEMURNIAN AIR MINUM :
semprotkan sebanyak 20 semprotan per 4 liter air minum

DIARE :
semprotkan sebanyak 5-7 semprotan, diamkan di mulut beberapa detik lalu di telan, ulangi proses ini setiap kali diare

BAU KAKI :
semprotkan sebanyak 2-3 semprotan pada kedua kaki diamkan 10 detik lalu ulangi proses ini 3x secara bersamaan

6/24/2012

Apa Itu Stem Cell?...

Setiap penyakit pasti ada obatnya. Kata-kata itulah mungkin yang selalu terngiang-ngiang di kepala para peneliti di dunia kedokteran sehingga mereka tidak pernah berputus asa mencari terapi terbaik demi kesembuhan pasien. Salah satu teknologi kedokteran yang saat ini sedang dikembangkan yaitu stem sel. Pengembangan stem sel memberi harapan bagi penyembuhan berbagai penyakit yang belum ada obatnya sampai saat ini.

Stem sel atau sel induk adalah sel yang dalam perkembangan embrio manusia menjadi sel awal yang tumbuh menjadi berbagai organ manusia. Sel ini belum terspesialisasi, mampu berdeerensiasi menjadi berbagai sel matang dan mampu meregenerasi diri.

Berdasarkan sumbernya, sel induk dibagi menjadi sel stem embrionik dan sel stem dewasa. Sel stem embrionik adalah sel yang diambil dari inner cell mass, suatu kumpulan sel terletak di satu sisi blastocyst yang berusia lima hari dan terdiri atas seratus sel yang berkembang biak dalam media kultur optimal menjadi berbagai sel seperti: sel jantung, sel kulit, dan saraf.

Stem dewasa, yakni sel induk yang terdapat di semua organ tubuh, terutama di dalam sumsum tulang dan berfungsi untuk memperbaiki jaringan yang mengalami kerusakan. Tubuh kita mengalami perusakan oleh berbagai faktor dan semua kerusakan yang mengakibatkan kematian jaringan dan sel akan dibersihkan. Sel stem dewasa dapat diambil dari fetus, sumsum tulang, dan darah tali pusat.

Sel induk embrionik maupun sel induk dewasa sangat besar potensinya untuk mengobati berbagai penyakit degeneratif, seperti infark jantung, stroke, parkinson, diabetes, berbagai macam kanker; terutama kanker darah dan osteoarthritis. Sel stem embrionik sangat plastis dan mudah dikembangkan menjadi berbagai macam jaringan sel sehingga dapat dipakai untuk transplantasi jaringan yang rusak.

5/15/2012

Bagaimana Cara Kerja IONICSILVERGT dalam Penyembuhan luka?...


Penyembuhan, seperti semua proses biologis lainnya, adalah proses selular. Terjadinya luka segera memicu timbulnya proses ini, yang terus sampai cedera itu sembuh.Meskipun modus yang tepat kerjanya belum dipahami, jelas bahwa mekanisme umpan balik memantau tingkat kerusakan jaringan dan menyesuaikan aktivitas selular di daerah yang terluka untuk menghasilkan jumlah pasti penyembuhan yang dibutuhkan. Sebagaimana digunakan di sini, istilah "luka" mengacu pada kerusakan jaringan atau kerugian dalam bentuk apapun, termasuk namun tidak terbatas pada pemotongan, sayatan (termasuk Insisi bedah), lecet, luka, patah tulang, memar, luka bakar, dan amputasi.
Mekanisme IonicSilver membantu membangun kembali jaringan telah dipelajari selama lebih dari satu dekade oleh dr.Robert O. Becker, MD, Becker Biomagnetics, Lowville, New York. Dr. Robert O. Becker pertama melaporkan temuan-temuannya pada Konferensi Internasional Pertama Perak dan Emas di Kedokteran, cosponsored oleh The Institute Silver tahun 1987.

Pada tanggal 29 September 1998, dr. Robert O.Becker menerima paten Amerika Serikat (5.814.094) untuk perangkat, bahan dan teknik yang terlibat dalam regenerasi jaringan menggunakan ionic silver.
Setelah beberapa ratus kasus, dr. Robert O.Becker berpendapat bahwa teknik regenerasi jaringan menggunakan ionic silver bekerja dalam tiga tahap.
Tahap pertama adalah kombinasi aktif bebas antara ionik perak dengan semua bakteri atau jamur yang ada dalam luka, dimana bakteri dan jamur akan menjadi tidak aktif dalam waktu 20 sampai 30 menit.
Tahap kedua (biasanya muncul dalam beberapa hari )adalah ionik perak bekerja pada sel fibroblas (sel yang biasanya menyebabkan penyembuhan luka dengan bekas luka formasi) menyebabkan sel fibroblast untuk kembali ke bentuk asal mereka yaitu embrionik,
dan bentuk embrionik ini akan menjadi sel-sel induk (stem cell). Dimana stem sel ini merupakan blok bangunan universal yang berperan untuk merekonstruksi kembali jaringan yang baru dan meregenerasi mengikuti struktur jaringan yang asli, bukan hanya untuk membentuk jaringan bekas luka saja.
Pada tahap akhir, ionik perak akan membentuk kompleks dengan sel-sel hidup di daerah luka untuk di konversi menjadi stem sel. Pada saat stem sel ini membanjiri luka, stem sel akan dengan cepat di konversi menjadi jaringan baru normal dewasa sama dengan struktur sel sebelum jenis luka yang ada terjadi. Hasil akhir dari konversi ini adalah pemulihan lengkap semua struktur anatomi termasuk saraf dan suplai darah tanpa pembentukan bekas luka. Dalam semua kasus ditangani, tidak ada bukti argyria (perubahan warna kulit) atau efek samping lainnya yang tercatat.
Tidak ada pengobatan lain yang dikenal dapat menyediakan jumlah yang cukup untuk stem sel embrio yang diperlukan untuk regenerasi sejati pada jaringan manusia dan hewan yang rusak atau hancur. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa adanya suatu potensi keberhasilan tidak hanya untuk penyembuhan luka dipermukaan saja tetapi untuk perbaikan regenerasi organ seperti jantung, hati, otak dan sumsum tulang belakang.

Kalau kita melihat data-data diatas berarti IonicSilverGT baik digunakan untuk :
Herpes, HIV, AIDS, Flu babi,Flu burung, SARS, Anthrax, Infeksi Jamur, Sinusitis, Kurap, Hepatitis C, Abses nanah, Jerawat, Alergi, Arthritis, Bau kaki, Infeksi kandung kemih, Bronchitis, Luka gigitan serangga, Candida, Infeksi usus, Sakit gigi, Infeksi gigi, Radang gusi, Hepatitis A, Pilek, Colitis, Batuk , Crohns, Kista, Ketombe, Infeksi Telinga, Infeksi Mata, Gastrointestinal, Infeksi bakteri, Rosasea, Infeksi lambung, Herpes Zoster, Kulit ruam kemerahan, Hepaptitis B, Sakit Tenggorokan, Kulit yang terbakar sinar matahari, ISK (Infeksi Saluran Kemih), Pneumonia, Radang paru-paru, Paru-paru basah, Lekemia, Kulit Jamuran, Luka Diabetes, Luka gangren, Luka terpotong, Luka bernanah, Luka terbuka, Appendicitis (infeksi usus buntu), Parasit dalam darah, Ketergantungan obat , Darah kotor, Sarkoma kaposi, Osteosarkoma, Tumor, Kanker , Konjungtivitis, Cystitis , Keracunan makanan, Infeksi nifas, Dermatitis, Diphtheria, Eksim, Infeksi saraf, Gastroenteritis , Toxoplasma, Perawatan kulit wajah, Chikungunya, Leptospirosis, Radang panggul, Kencing nanah, Gonorrhoea, Maag, Gastritis, Spilis, Demam yang tidak diketahui penyebabnya, Hepatitis, Infeksi ginjal, Penyakit layu , Rubella, Impetigo, Sakit pencernaan, Lepra, Malaria, Infekis nosokomial, Meningitis radang infeksi otak, Neurasthenia, Infeksi jantung, Infeksi parasit, TBC, Infeksi prostat , Kutil, Gatal di anus, Psoriasis, Rematik, Kondiloma, Rinitis, Cacingan, Demam scarlet, Tukak lambung, Ulser, Infeksi nosokomial, Infeksi Tenggorokan, Disentri, Kolera, Diare, Endocarditis , Osteomyelitis, Infeksi tulang, Keputihan, Infeksi Kelamin dan infeksi menular seksual, Tifes, Cacar, Demam berdarah, Panu, Amandel, Sakit mata, Vitiligo, Tetanus, Bisul, Biduran, Koreng, Pengencangan kulit, Gondongan, Bau ketiak, dll
Penggunaan IonicSilverGT dalam kehidupan sehari-hari
Semprotkan pada rambut dan tubuh setelah mandi.
Semprotkan di bawah lengan sebagai sebuah deodoran.
Semprotkan pada mulut dan gunakan untuk berkumur.
Semprotkan pada mulut setelah mencuci mulut.
Semprotkan pada tangan sebelum atau sesudah mencuci tangan.
Semprotkan pada tangan,kaki dan wajah setelah anak kita bermain.
Semprotkan bagian bawah kuku, di telinga luar dan pusar.
Semprotkan pada alat bantu dengar dan frame kacamata.
Semprotkan pada lensa kontak.
Semprotkan sebagai tetes mata.
Semprotkan untuk mensterilkan sikat gigi
Semprotkan pada air rendaman gigi palsu.
Semprotkan ke bak air mandi untuk mensterilkan kuman
Semprotkan ke gigi sebelum atau sesudah menggosok gigi untuk membunuh kuman
Semprotkan pada sisir rambut.
Semprotkan sebagai penghilang bau mulut.
Semprotkan pada shower untuk mandi.
Semprotkan pada organ intim setelah mandi.
Semprotkan pada organ intim sebelum dan sesudah berhubungan.
Semprotkan saat keputihan.
Semprotkan pada pembalut saat menstruasi.
Semprotkan pada wajah sebelum menggunakan kosmetik
Semprotkan pada wajah sesudah pulang dari kerja.
Semprotkan pada wajah sebagai antiseptik.
Semprotkan pada wajah sebagai penyegar.
Semprotkan pada wajah sebagai pengencang kulit.
Semprotkan pada wajah sebelum atau sesudah mencuci muka.
Semprotkan pada uban di rambut.
Semprotkan pada permukaan untuk sisa makanan dan bumbu sebelum menyimpannya di kulkas.
Semprotkan ke dalam kulkas.
Semprotkan pada sayuran, buah-buahan, biji-bijian dan daging sebelum digunakan atau menyimpan.
Semprotkan pada makanan kaleng sesudah dibuka
Semprotkan pada tempat penyimpanan, interior kulkas, peralatan makan siang, wadah sampah.
Semprotkan pada talenan, piring , gelas, sendok, garpu setelah di cuci
Semprotkan pada cucian baju.
Semprotkan pada pembersih lantai.
Semprotkan pada telepon dan telepon genggam.
Semprotkan pada filter tungku dan pendingin udara setelah dibersihkan.
Semprotkan pada tempat duduk, toilet duduk, dan gagang pintu.
Semprotkan pada karpet, tirai, kasur, mebel dan kusen jendela.
Semprotkan pada boneka,bantal dan mainan anak.
Semprotkan pada band-aid.
Semprotkan pada luka pisau cukur dan alat cukur.
Semprotkan pada jerawat.
Semprotkan pada kulit apabila terkena minyak panas,terbakar dan terpotong.
Semprotkan pada luka koreng dan budukan.
Semprotkan antara jari-jari kaki, di selangkangan atau daerah manapun yang gatal.
Semprotkan pada luka gigitan serangga.
Semprotkan pada pembalut wanita.
Semprotkan kedalam sepatu dan sandal.
Semprotkan pada pakaian sebelum menyimpannya.
Semprotkan dalam sarung tangan,helm dan jaket.
Semprotkan pada rambut setelah pemakaian helm.
Semprotkan ketika merendam cucian-terutama untuk popok bayi.
Semprotkan pada tanaman yang terkena jamur.
Semprotkan pada hewan peliharaan.
Semprotkan pada tempat buang kotoran hewan peliharaan.
Semprotkan pada kandang hewan peliharaan.
Semprotkan pada hewan peliharaan setelah di mandikan.
Semprotkan ke kolam renang, kolam air panas, spa dan mandi kaki.
Semprotkan pada toilet umum sebelum kita menggunakannya.
Semprotkan ke ruangan dalam mobil.
Semprotkan pada tempat duduk dalam angkutan umum sebelum kita duduk.
Dan lain-lain

Bagaimana Cara Kerja IONICSILVERGT Terhadap Virus, Bakteri dan Parasit?

Virus adalah parasit berukuran mikroskopik yang menginfeksi sel organisme biologis. Virus hanya dapat bereproduksi di dalam material hidup dengan menginvasi dan memanfaatkan sel makhluk hidup karena virus tidak memiliki perlengkapan selular untuk bereproduksi sendiri. Dalam sel inang, virus merupakan parasit obligat dan di luar inangnya menjadi tak berdaya.
Virus akan menyerang sel hidup didalam jaringan tubuh,kemudian virus yang tersembunyi dan membahayakan ini akan mengambil alih nukleus didalam sel dan mengubah rantai produksi dan reproduksi untuk keperluan virus berkembang biak daripada untuk keperluan ensim,hormone,senyawa kimia lainnya didalam sel yang biasanya digunakan untuk sel itu sendiri. Kemudian virus akan menghasilkan virus yang baru lagi untuk di lepaskan dan keluar dari sel menuju aliran darah.
Namun ada suatu kejadian unik yang terjadi, dimana biasanya virus mempengaruhi sel untuk kepentingan virus itu sendiri ,sebagian reaksi pertahanan dari sel hidup adalah berubah menjadi bentuk yang lebih primitif baik dalam struktur sel maupun dalam bentuk kimiawi,dimana ensim metabolisme oksigen atau kimia paru didalam dinding sel akan ikut berubah bentuk juga menjadi bentuk yang lebih primitive,dimana biasanya metabolisme oksigen ini diperlukan untuk proses kimia didalam sel. Perubahan bentuk dari ensim yang menjadi lebih primitive ini biasanya akan rapuh dan mudah dipengaruhi oleh IonicSilverGT dalam bentuk peristiwa efek katalis(poten enzim inhibitor). Pengaruh dari IonicSilverGT , pada sel hidup yang telah berubah menjadi lebih primitive akan menyebabkan ensim metabolisme oksigen menjadi permanen cacat sehingga fungsi dari mengantarkan keperluan oksigen ke dalam sel menjadi gagal,dan virus yang ada di dalam sel akan mati karena ketiadaan oksigen, tubuh sekarang menghasilkan sel mati yang didalamnya mengandung virus, dimana virus akan ikut dieliminasi bersama dengan jutaan sel mati yang kegunaannya berakhir setiap hari (bagian proses dari regenerasi sel).
Bakteri merupakan makhluk hidup yang terdapat dimana-manaâ€Â¦ dalam udara yang kita hirup, di tanah yang kita pijak dan tentu saja dalam tubuh kita. Bahkan sebenarnya, kita sepenuhnya hidup ditengah-tengah dunia trilyunan bakteri yang tidak tampak oleh mata kita. Bakteri berasal dari kata Bakterion (yunani = batang kecil). Bakteri adalah organisme bersel satu yang terlalu kecil untuk dapat dilihat oleh mata kita kecuali dengan bantuan mikroskop. Mereka berukuran micron (1/1000 mm).
Seperti juga makhluk hidup lain, bakteri membutuhkan makanan, air dan suhu yang sesuai untuk hidup dan berkembang biak. Terkadang makhluk kecil ini hidup damai dengan sesamanya tetapi ada kalanya mereka terlibat peperangan antara hidup dan mati untuk memperebutkan makanan dan tempat untuk hidup. Kita tidak dapat secara langsung melihat, mendengar ataupun merasakan drama kehidupan bakteri ini, tetapi mereka mempunyai berbagai cara supaya kehadirannya dapat kita rasakan. Mungkin kita mengira bahwa bakteri adalah kuman yang merusak makanan, mengakibatkan keracunan, atau yang membuat kita sakit dan bakteri yang berbahaya, akan kita sebut sebagai pathogen. Bakteri pathogen adalah bakteri parasit yang dapat menimbulkan penyakit pada manusia dan organisme lain.
Salah satu contoh bakteri merugikan adalah Heliobacter pylori, yang sangat tahan terhadap asam. Bakteri ini banyak ditemukan hidup dalam lambung orang dewasa dan kini diketahui sebagai salah satu penyebab tukak lambung.

(Gambaran Tukak Lambung dan kuman Heliobacter pylori)
Contoh lain adalah Staphylococcus aureus, yang menyebabkan keracunan makanan dan infeksi kulit.
(Gambaran Infeksi Kulit)
Bacillus antraxis penyebab penyakit anthrax pada hewan ternak dan dapat menular kepada manusia. Actynomyces bovis penyebab penyakit bengkak pada rahang sapi.

(Gambaran kuman Bacillus antraxis dan Penyakit Anthrax)
Pada manusia misalnya:Salmonella thyphosa penyebab penyakit tifus,
(Gambaran kuman Salmonella thyphosa dan Penderita Tifus)
Mycobacterium tuberculosis penyebab penyakit TBC,
(Gambaran kuman Mycobacterium tuberculosis dan Penyakit TBC)
Mycobacterium leprae penyebab penyakit lepra,
(Gambaran Kuman Mycobacterium leprae dan Penderita Kusta)
Treponema pallidum penyebab penyakit sifilis,
(Gambaran penyakit sifilis dan penyebaran penyakit sifilis ke organ tubuh lainnya)
Vibrio cholera penyebab penyakit kolera.
(Gambaran kuman vibrio Cholerae dan tanda-tanda kolera)
Shigella dysentriae penyebab penyakit disentri basiler,
(Gambaran kuman Shigella dysentriae penyebab diare)
Diplococcus pneumoniae penyebab penyakit radang paru-paru
(Gambaran kuman Diplococcus pneumonia dan penderita radang paru-paru)
Kerja IonicSilverGT untuk membunuh bakteri pathogen dengan cara  penetrasi ke dalam membrane sel bakteri dan dikarenakan ukurannya yang sangat kecil  (nano partikel) penetrasi dari IonicSilverGT dapat mengubah integritas membran sel , mengubah ikatan esensial protein dan DNA pada bakteri sehingga menjadi tidak stabil dan metabolisme sel mulai mengalami proses kehancuran dimana reaksi enzim esensial yang mengatur kehidupan sel bakteri menjadi lumpuh dan menyebabkan bakteri tidak bisa membelah diri dan sel-sel imun tubuh menjalankan fungsi fagositasnya dengan menelan dan menghancurkan bakteri (dr.Barlev Lenson,Indonesia dan Journal Medicine,Eric J.Rentz,Florida USA,June 2003).
Parasit adalah hewan renik yang dapat menurunkan produktivitas sel induk yang ditumpanginya. Parasit dapat menyerang manusia dan hewan, seperti menyerang kulit manusia. Parasitoid adalah parasit yang menggunakan jaringan organisme lainnya untuk kebutuhan nutrisi mereka sampai orang yang ditumpangi meninggal karena kehilangan jaringan atau nutrisi yang dibutuhkan.
(ascaris lumbricoides) (telur cacing pita) (Trichuris egg) (telur tape worm) (cacing kremi)

5/13/2012

Apa itu Ionik SilverGT

Sejak ditemukannya antibiotika yang dijuluki obat dewa 70 tahun lalu, banyak cara pengobatan secara natural antimicroba dilupakan, pengobatan salah satunya yaitu air perak yang terkenal sebagai pembunuh bakteri sejak tahun 1920. Namun ketika keampuhan antibiotika mulai pudar, seiring dengan semakin cepatnya bakteri mengembangkan kekebalan,resistensi terhadap obat dan bakteri yang bermutasi sehingga menyulitkan kita semua maka metode lama yang terbukti ampuh membunuh bakteri kembali menjadi salah satu pilihan. Salah satu solusinya bagi kita semua saat ini adalah IonicSilverGT (air perak ) sebagai penangkal infeksi bakterial.
Dalam test yang dilakukan secara in vitro pada tahun 1999 yang dikerjakan oleh Universitas -universitas terkenal (Brigham Young University, Northwestern University Medical School, Queen's University Kingston Kanada, University Arkansas for Medical Sciences, John s Hopkins University dll) menunjukan bahwa Ionic Silver dapat membunuh secara spectrum yang luas pada kuman-kuman, termasuk Escherichia coli , Staphylococcus aureus, Streptococcus Pneumonia, Streptococcus Mutans, Pseudomonas Aeruginosa, Salmonella Arizona, Salmonella Typhimurium, Haemophillus Influenza dan Anthrax.
Fakta membuktikan dengan semakin sering adanya kasus infeksi nosokomial, yakni infeksi yang diperoleh pasien di rumah sakit, bisa disebabkan karena setelah tindakan operasi, pasien rawat inap di rumah sakit, pasien berkunjung ke rumah sakit untuk pengobatan dan lain sebagainya,karena itu disarankan untuk tidak membawa balita saat kunjungan di rumah sakit karena beresiko mendapatkan infeksi dari rumah sakit. Karena resiko pasien terinfeksi bakteri yang sudah kebal antibiotika amat tinggi maka diperlukan secepatnya solusi untuk semua ini. Kenyataan membuktikan bahwa Rumah sakit dan lingkungan sekitar kita adalah sumber segala penyakit dan bakteri. Pada saat dimana medis dan para dokter gelisah dengan semakin banyaknya bakteri yang menjadi kebal terhadap antibiotika maka IonikSilverGT sebagai pembunuh bakteri menjadi salah satu solusinya.
Mengapa kita membutuhkan IonicSilverGT untuk membunuh bakteri
Para peneliti di Fraunhofer Institute for Manufacturing Technology and Applied Materials Research (IFAM) bekerjasama dengan perusahaan Bio-Gate di kota Nurnberg, dan Universitas Erlangen, mengembangkan komposit baru yaitu perak dalam struktur nano, untuk menangkal infeksi bakteri yang kebal terhadap antibiotika
Apa sih nano? Apabila kita membayangkan bahwa satu lautan adalah satu sel tubuh kita maka satu butir pasir adalah ukuran 1 nano silver dan kumpulan pasir adalah bermilyar-milyar nano silver yang tersebar merata pada permukaan sel tubuh kita.
Dr. Michael Wagener pimpinan proyek pengembangan komposit perak pencegah infeksi bakterial di Fraunhofer Institute for Manufacturing Technology and Applied Materials Research (IFAM) dan Bio-Gate , sasaran penelitian ini adalah menurunkan jumlah kasus infeksi nosokomial. , dengan unsur perak dalam ukuran nanometer. ,Kunci dari proses teknologi terbaru ini dikembangkan oleh para ahli kedokteran di Jerman (Germany Technology) yaitu partikel perak dalam ukuran nanometer-atau sepersejuta milimeter. Dengan teknik nano, partikel logam perak akan tersebar secara merata pada permukaan sel . Partikel nano ini secara simultan melepaskan ion bermuatan positif, yang menyerang sel bakteri. Dalam waktu bersamaan, partikel perak berukuran nano menghancurkan enzym yang mengangkut makanan bagi sel bakteri. Sekaligus juga merusak keseimbangan membran sel, plasma sel atau dinding sel bakteri, sehingga tidak bisa membelah diri. Dengan serangan beruntun semacam itu bakteri tidak akan dapat hidup. Disini kita akan tampilkan mengapa kita membutuhkan IonicSilverGT untuk membunuh bakteri melalui 2 tabel perbandingan antara IonicSilverGT dengan Antibiotika sejalan dengan tujuan penelitian yang dilakukan oleh Fraunhofer Institute for Manufacturing Technology and Applied Materials Research (IFAM) bekerjasama dengan perusahaan Bio-Gate di kota Nurnberg dan Universitas Erlangen, mengembangkan komposit perak dalam struktur nano untuk menangkal infeksi bakteri.
IonicSilverGT Antibiotika
Penggunaan jangka panjang tidak ada efek samping, kemungkinan efek samping yang ditimbulkan di sebut Argyria (perubahan warna kulit menjadi kebiruan) terjadi apabila menyuntikan ke dalam intra vena 0,9 gram perak - 1,5 gram perak selama 1 - 2 tahun lamanya menurut U.S. Environmental Protection Agency
Dari 100.000-300.000 reaksi yang terjadi pertahun dimana 30%-50% efek sampingnya bisa menjadi ringan sampai dengan fatal, dimana pada 1992 terdapat 13.300 pasien yang meninggal di rumah sakit karena penyakit infeksi yang menjadi resisten terhadap obat yang diberikan dokter (menurut Newsweek Magazine 28 maret 1994)
Kerja IonicSilverGT sangat efektif terhadap semua virus, semua bakteri dan jamur, bahkan parasit dalam tahap telur bahkan dalam hitungan menit sudah membunuh kuman
Daya kerja per 1 jenis antibiotika hanya efektif terhadap beberapa virus, beberapa bakteri, beberapa jamur dan parasit
Mempercepat  tahap stimulasi penyembuhan yang di mulai dari tahap sel
Tidak ada efek stimulasi penyembuhan yang di mulai dari tahap sel
Mengurangi dan menutup luka dengan cepat membangun sel jaringan normal dewasa yang baru untuk regenerasi
Tidak ada efek penyembuhan dari luka dengan membangun sel jaringan normal dewasa
Selama penggunaannya yang lebih dari 100 tahun tidak ada yang di laporkan mengenai kuman pathogen yang menjadi resisten terhadap air perak ( saat ini dikenal dengan nama IonicSilverGT)
Dilaporkan banyak kuman pathogen menjadi resisten terhadap antibiotika dan setiap tahun menelan korban jiwa yang cukup banyak
Tidak ada gejala overdosis dan keracunan
Pemakaiannya harus mengikuti dosis dan aturan secara sangat hati-hati
Penggunaannya tidak harus menggunakan resep dokter
Hanya boleh digunakan berdasarkan resep dokter
Dapat digunakan tanpa diagnosis penyakit yang pasti atau dapat digunakan tanpa menunggu hasil pemeriksaan laboraturium
Hanya boleh digunakan setelah mendapatkan diagnosis pasti dari dokter atau dan hasil pemeriksaan laboraturium
Dr. Michael Wagener mengatakan, di Jerman saja setiap tahunnya lebih dari 600.000 pasien terinfeksi bakteri di rumah sakit. Bakterinya masuk melalui pisau bedah, pinset, katether atau peralatan kedokteran lainnya.
Di Jerman setiap tahunnya justru lebih banyak pasien yang meninggal akibat infeksi nosokomial, dibanding jumlah orang yang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas. Karena itulah, saat ini dilakukan penelitian untuk menggali kembali khasiat logam perak sebagai unsur antimicroba.
Saat ini di harapkan semua peralatan kedokteran modern sudah dilapisi nano perak, untuk meminimalkan ruang hidup bakteri. Pisau bedah, pinset, kateter atau logam implant yang dilapisi perak disebutkan mampu membunuh bakteri. Dr. Michael Wagener mengatakan, itulah sebabnya peralatan kedokteran yang dilapisi perak, tetap suci hama. Keampuhan logam perak, juga terbukti lebih luas spektrumnya dibanding antibiotika.
Apa sih IonicSilverGT
IonicSilverGT merupakan air murni (destilasi) yang mengandung perak oligodynamic AgNP, serta tidak mengandung bahan kimia dan tidak mengandung alkohol serta di awasi secara ketat oleh para Ahli dibidangnya sehingga telah berhasil menghasilkan ionik air perak secara legal yang sangat baik di gunakan sebagai alternatif natural antimicroba yang ampuh (antiseptik) , serta dapat juga di gunakan untuk meningkatkan regenerasi jaringan. IonicSilverGT dengan kombinasi air dan perak (Ag 99,9+ %) murni mengandung konsentrasi Ionic Silver rata-rata 1,25 - 10,0 ppm (part per million) dan ukuran partikel peraknya
dengan diameter 0.1 - 0,5 nm yang mengacu pada implementasi pengetahuan dan multi teknologi terkini yang sudah di setujui sesuai standar batasan yang di keluarkan oleh Food and Drug Administration(Ag; CAS Reg. No. 7440-22-4) dan Environmental Protection Agency ( Drinking water Equivalent Level 0,1-0,2 mg/L/70 kg selama 70 tahun penggunaan).
Kata Oligo berasal dari bahasa Yunani Oligos yang berarti sedikit dan dynamic yang berarti kekuatan.
Berikut ini adalah data-data yang di berikan oleh US Patent No 7135195 kepada American biotech Labs (diakui legalitasnya oleh Food and Drug Administration) pada 14 November 2006, hasil pemeriksaan laboraturium nya terhadap berbagai jenis kuman dengan menggunakan kandungan konsentrasi ionic silver (oligodinamic ag+) rata-rata 1,25 - 10,0 ppm
1,25 ppm
Ear Infection Haemophilus influenzae was killed
Epiglottitis (In children) Haemophilus influenzae was killed
Impetigo Staphylococcus aureus was killed
Meningitis Haemophilus influenzae was killed
Nosocomial Infections (From Streptococcus pyogenes) was killed
Pneumonia Haemophilus influenzae was killed
Respiratory Tract Infections Streptococcus pyogenes was killed
Skin Infections Streptococcus pyogenes was killed
Strep Throat Streptococcus pyogenes was killed
Suppurative Arthritis Haemophilus influenzae was killed
Throat Infections Haemophilus influenzae was killed
2,50 ppm Bacillary Dysentery Shigella boydii was killed
Diarrhea (Bloody) Shigella boydii was killed
Diarrhea Escherichia coli was killed
Ear Infection Streptococcus pneumonie was killed
Endocarditis Streptococcus faecalis was killed
Enteric Fever Salmonella tyhimurium was killed
Food Poisoning Escherichia coli was killed
Food Poisoning Salmonella tyhimurium was killed
Meningitis Haemophilus influenzae was killed
Meningitis Streptococcus pneumonie was killed
Nosocomial Infections Klebsiella pneumoniae was killed
Pneumonia Streptococcus pneumonie was killed
Respiratory Tract Infections E. coli was killed
Respiratory Tract Infections Klebsiella pneumoniae was killed
Scarlet Fever Streptococcus pyogenes was killed
Septicemia Enterobacter aerpyogenes was killed
Sinus Infections Haemophilus influenzae was killed
Sinusitis Streptococcus pneumonie was killed
Urinary Tract Infections E. coli was killed
Urinary Tract Infections Enterobacter aerpyogenes was killed
Urinary Tract Infections Klebsiella pneumoniae was killed
Urinary Tract Infections Streptococcus faecalis was killed
Wound Infections Escherichia coli was killed
Wound Infections Enterobacter aerpyogenes was killed
Wound Infections Klebsiella pneumoniae was killed
Wound Infections Streptococcus faecalis was killed
5,00 ppm Burn Infections Pseudomonas aeruginosa was killed
Corneal Ulcers-Keratitis Pseudomonas aeruginosa was killed
Dental Plaque Streptococcus mutans was killed
Endocarditis Streptococcus gordonii was killed
Eye Infections Staphylococcus aureus was killed
Food Poisoning Salmonella arizona was killed
Meningitis Pseudomonas aeruginosa was killed
Nosocomial Infections Pseudomonas aeruginosa was killed
Osteomyelitis Staphylococcus aureus was killed
Pneumonia Pseudomonas aeruginosa was killed
Pneumonia Staphylococcus aureus was killed
Skin Infections Staphylococcus aureus was killed
Staphylococcus aureus was killed
Tooth Decay Streptococcus mutans was killed
Urinary Tract Infections Pseudomonas aeruginosa was killed
Wound Infections Pseudomonas aeruginosa was killed
10,0 ppm Urethritis (Men) Trichomonas vaginalis was killed
Vaginitis (Women) Trichomonas vaginalis was killed Yeast Infections Candida albicans was killed